Langsung ke konten utama

Another Ramadhan

sumber
Tahun ini mungkin Ramadhan pertama saya setelah lulus kuliah. Tahun lalu sebernya udah lulus juga sih tapi belum diwisuda, jadi itungannya masih mahasiswa :p. Kalau dipikir2, udah 20an kali melewati Ramadhan seumur hidup, setengahnya pas udah baligh, tapi tetap saja ada rasa yang berbeda tiap tahunnya. Mungkin salah satu sebabnya adalah waktu mulai puasa yang selalu geser sekitar 10-11 hari dari tahun sebelumnya. Atau, simply karena kondisi hati..

Dulu, waktu masih SD, Ramadhan identik dengan ngisi buku tugas, nyatet ceramah atau kultum, nyari2 tanda tangan ustadznya, dll. Dan pas masuk sekolah lagi ternyata gak diapa2in bukunya. Pas SMP udah mulai gak ada gituan lagi, tapi mulai ada yang namanya buka bersama, baik bersama keluarga ataupun teman2 :p. Lalu pas SMA, alhamdulillah tersesat masuk rohis, dan nambah ilmu lagi tentang amalan2 di bulan Ramadhan, salah satunya i'tikaf. Saat dimana kita menyepi di masjid, beribadah semalam suntuk, dan juga bisa berdoa, agar Allah menjaga hati kita dari apa2 yg dapat mengotorinya..

Kini, waktu untuk i'tikaf hadir lagi. Another chance to seek a blessful, barokah night, Lailat al-Qadr. Ada yang bilang adanya di malam yang ganjil, malam ke-21,23,dst. Lah terus kalo awal puasanya ada beda, mau ngikut yg mana? hehe..i'tikaf gak usah melulu ngeliat malem keberapa lah, emang yakin ibadah2 yg kemaren diterima? makanya ibadah mah ibadah aja, cari keutamannya secara umum aja. Urusan yg ghoib kayak malem mana yg lailatul qadr mah urusan Allah, tugas kita hanya beribadah sepenuh hati..

Dan, satu hal tipikal yang seringkali disadari saat mulai ramai i'tikaf adalah, kita baru sadar sudah mau penghujung ramadhan, yet kita merasa belum maksimal memanfaatkan bulan ini. Seakan semua lewat begitu aja, gak terlalu ada yg berbekas. Banyak2 istigfar deh..makanya minggu terakhir Ramadhan ini mesti dikencengin lagi ibadahnya, terutama dengan i'tikaf. Tapi hati-hati, kadang godaan dunia begitu dahsyat, sehingga bikin kita bermalas diri..

Mari kita tulis daftar apa2 yang ingin kita pinta pada Yang Maha Kuasa, agar dapat kita sampaikan di sela2 malam kita bermunjat pada-Nya. Mohon dunia tidak mengapa, namun kehidupan di akhirat yg akan kekal. Spesifik atau gak itu tergantung selera, Dia Maha Mendengar apa yang kita mohon. Namun lebih ahsan jika kita serahkan segala keputusan pada-Nya Yang Maha Mengetahui dan Maha Membolakbalikkan hati. Misal kalau saya, mohon agar ini menjadi Ramadhan terakhir, ya, Ramadhan terakhir yang dijalani dalam 'kesendirian'..

Kalau kamu? ;-)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Pranala Blog-nya anak Jagung

Yak berikut daftar pranala blog anak fasilkom ui 2009 alias Jagung. Dicari dan diambil dari berbagai sumber secara brute force. Yang diambil adalah blog dengan domain sendiri atau yang ada di blogspot, wordpress, blogsome, deviantart, tumblr, .co.cc, dan livejournal. Selain itu seperti formspring dan twitter tidak dimasukkan karena kayaknya bukan termasuk kategori 'blog'. Kalau ada yang ingin menambahkan atau justru tidak ingin dimasukkan, feel free to contact me :)

Knowing

Hari rabu minggu lalu, entah setelah berapa lama akhirnya penulis berkesempatan untuk menonton bioskop lagi. Mungkin sudah lebih dari setengah tahun kali ya, selama itu nonton film ‘bioskop’nya di kelas atau gak laptop sendiri, hehe. Lumayan menghemat loh, misalkan paling murah tiket bioskop 10.000, sebulan paling gak ada satu film baru yang wajib tonton, 6x10000= 60.000! belum lagi ongkos, snack atau makannya, minum juga pastinya, benar2 menghemat kan. haha, perhitungan banget ye. Apapun itu, film yang berhasil ditonton minggu lalu adalah Knowing. Ada yang unik saat memutuskan untuk menonton film ini. Begini ceritanya, penulis memilih bioskop yang paling dekat rumah untuk menonton (hidup cijantung!), dan kebetulan film yang diputar salah satunya adalah Knowing. Ternyata Knowing itu satu-satunya film produksi luar negeri yang ada di daftar main bioskop itu, lainnya film dalam negeri. Sekedar informasi, di daerah sini memang yang lebih laku itu film lokal, film hollywood gitu cuma sedi

Satu Tahun Kemudian

Ibarat film, blog ini mengalami percepatan lini masa ke satu tahun mendatang, sejak entri pos terakhir ada. Tidak sama persis sih, karena memang secara harfiah setahun (lebih) kemudian baru nulis lagi, bukan percepatan. Hahaha, cuma bisa ketawa miris xD Banyak banget yang sudah terjadi selama setahun terakhir ini. Buat teman-teman saya yang terhubung di media sosial, khususnya facebook, tentunya tahu peristiwa bersejarah untuk saya tahun lalu: menikah. Sejak saat itu, dunia yang tadinya seakan diputar dalam pola warna grayscale dari kacamata seorang jomlo, berubah menjadi full color . :D sumber