Langsung ke konten utama

Bukan Pos Galau

Jum'at malam, biasanya sih nonton eks faktor. Tapi beberapa minggu terakhir ini gak nonton lagi. Maklum, harus ngoding. Padahal ngoding depan tv juga bisa :p. Yak, asebulan terakhir memang satu fase yang cukup melelahkan sebenarnya. Lagi ada proyek di kantor, en deadlinenya minggu kemaren, tapi sampe sekarang belum kelar juga..

Belum lagi te-a alias Tugas Akhir, atau yang populer disebut skripsi. Untuk yang ini, errr, jangan ditanya ya, please..xD
http://d4v1d.net/wordpress/wp-content/uploads/
2011/12/waktu1-217x300.jpg

Rasanya, sungguh, sesatlah orang yang berpikir jika mahasiswa smester akhir itu punya banyak waktu luang. Mungkin awalnya emang bener, tapi kalau dulu pernah jadi aktivis sih (#tsaah) rasanya sulit menahan godaan buat gak nambah2in kegiatan. Jadi pengen ikut ini itu, mungkin pelampiasan juga kali ya, dulu gak pernah ikut ini itu. Akhirnya, sangat cukup kewalahan sendiri deh. Ritme aktivitasnya gak jauh beda dari jaman muda dulu (berasa tua banget ngomong gini --").

'Ala kulli hal, kita tetap harus bersyukur..selama yg kita jalani itu semuanya adalah kebaikan, artinya gak ada waktu tersisa untuk keburukan :) *super pede* :p. Tapi emang bener sih, rasanya bersyukur banget berkesempatan untuk memiliki banyak pilihan aktivitas. Entah kenapa, di semester penghujung ini rasanya yang paling bermakna. Mungkin memang benar, saat kita berada "di atas piramida", kita dapat melihat ke bawah secara lebih menyeluruh. Saat masa2 awal kuliah dulu pernah mikir aneh2 segala macem, terus pas "masa jayanya" di lembaga kampus berjibaku, dan akhirnya kini tinggal selangkah lagi menuju gelar sarjana.

Ah, time goes so fast.......is it? nope, it just we who spent our time carelessly..

Banyak sekali pelajaran yang dapat kita ambil, asalkan kita mau merenung sejenak saja. Nih, satu hal yang saya dapat hingga saat ini: pintarlah menginvestasikan aset berharga anda. Aset itu adalah waktu, tenaga, dan materi (uang, sarana, dll). Sadarlah, bahwa kehidupan kampus itu sementara, dan kondisi sesungguhnya ada di luar sana, setelah jadi sarjana. So, sungguh bijak jika kita gunakan kampus sebagai sarana investasi. Itu salah satu contoh hikmah yang bisa saya dapat. Setiap orang saya yakin punya versi hikmahnya masing2.

So, enjoy aja..tiap pilihan punya konsekuensi, dan hanya orang besar yang tak pernah mengeluh atas pilihannya sendiri. Semoga bisa istiqamah.. :)


n.b: bener kan bukan pos galau :p

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Knowing

Hari rabu minggu lalu, entah setelah berapa lama akhirnya penulis berkesempatan untuk menonton bioskop lagi. Mungkin sudah lebih dari setengah tahun kali ya, selama itu nonton film ‘bioskop’nya di kelas atau gak laptop sendiri, hehe. Lumayan menghemat loh, misalkan paling murah tiket bioskop 10.000, sebulan paling gak ada satu film baru yang wajib tonton, 6x10000= 60.000! belum lagi ongkos, snack atau makannya, minum juga pastinya, benar2 menghemat kan. haha, perhitungan banget ye. Apapun itu, film yang berhasil ditonton minggu lalu adalah Knowing. Ada yang unik saat memutuskan untuk menonton film ini. Begini ceritanya, penulis memilih bioskop yang paling dekat rumah untuk menonton (hidup cijantung!), dan kebetulan film yang diputar salah satunya adalah Knowing. Ternyata Knowing itu satu-satunya film produksi luar negeri yang ada di daftar main bioskop itu, lainnya film dalam negeri. Sekedar informasi, di daerah sini memang yang lebih laku itu film lokal, film hollywood gitu cuma sedi

Daftar Pranala Blog-nya anak Jagung

Yak berikut daftar pranala blog anak fasilkom ui 2009 alias Jagung. Dicari dan diambil dari berbagai sumber secara brute force. Yang diambil adalah blog dengan domain sendiri atau yang ada di blogspot, wordpress, blogsome, deviantart, tumblr, .co.cc, dan livejournal. Selain itu seperti formspring dan twitter tidak dimasukkan karena kayaknya bukan termasuk kategori 'blog'. Kalau ada yang ingin menambahkan atau justru tidak ingin dimasukkan, feel free to contact me :)

Resensi: La Tahzan for Love

  Identitas buku Judul : La Tahzan for Love Judul Asli : Khaifatun Min al-Hubb Penulis : Najla Mahfudz Penerbit : Akar Media Sebuah buku yang berisi tentang berbagai macam cerita mengenai lika-liku kehidupan remaja. Salah satu seri dari buku berjudul ‘La Tahzan..’ ini mengkhususkan pembahasan tentang sebuah perasaan yang dialami semua orang, cinta. (liat dari judulnya juga bisa kan? hehe) Sejak Adam dan Hawa diciptakan, persoalan mengenai cinta selalu mewarnai kehidupan umat manusia. Cinta dapat memberikan perdamaian di muka bumi ini, namun cinta pula dapat menjadi penyebab hancur leburnya dunia di tangan manusia. Cinta atau kasih sayang bagai mawar merah yang indah, dia dapat memberikan kenyamanan untuk siapa saja yang melihatnya tetapi dia juga dapat melukai kulit bila kita tidak hati-hati dengannya. Terlebih lagi di jaman sekarang, para remaja yang sedang mencari jati diri sering merasa tersiksa akibat pengertian cinta yang salah. Mereka yang belum mengenal dan mencoba untuk