Langsung ke konten utama

STMJ: Semester Terakhir Masih J..

Hmm..semester baru. Bau-baunya udah kerasa nih, bentar lagi bakal lulus (insya Allah). Dan, tentu saja, ada satu makhluk yang akan 'menemani' sepanjang semester ini. Apalagi kalau bukan..laptop! *gubrak* itu mah dari dulu juga udah ada xD.

Tugas Akhir, a.k.a skripsi. Yup, penulis yang akhirnya sudah sampai di semester terakhir ini ketemu juga sama yang namanya skripsi. Baru semingguan sih kira2 diseriusin..tapi kok rasanya udah was-was banget ya kayak deadlinenya tinggal seminggu lagi?

Ah, lupakan dulu lah masalah skripsi. Gak bakal kelar walau diomongin-bahas-panjang-lebar-di-blog :p. Satu hal yang penting lagi adalah, karena sbentar lagi lulus (aaamiiinn), mau kemanakah setelah itu? jeng jeng..sebuah misteri yang hanya Allah yang tahu jawaban pastinya. Iya sih, tapi maksudnya, pernah ngerencanain gak sih setelah lulus nanti itu mau ngapain?

Pilihannya banyak banget lho, tapi gampangnya ada tiga pilihan. Lanjut belajar alias S2, meniti karier sebagai profesional, atau mencoba peruntungan dengan berbisnis. Atau bisa jadi kombinasi beberapa hal tersebut. "Kok nikah gak masuk pilihan, bro?" "itu sih bukan pilihan, tapi keharusan!!" *emot pentung2* xD. Penulis sendiri, punya rencana untuk melakukan ketiga2nya..nah loh?

Sumber: http://farm4.staticflickr.com/3380/4637330718_0465a941c1_z.jpg
Ya terserah dong :p. Mungkin setelah lulus, akan coba bekerja dulu di suatu perusahaan. Mungkin di tempat yang sampai sekarang jadi parttime, bisa juga di tempat lain. Lalu sekitar setahun-dua tahun, akan coba mendapatkan beasiswa untuk S2 di eropa. Setelah lulus, mungkin akan bekerja dulu sekalian di sana atau di dalam negeri, barulah membangun usaha sendiri. Namanya bermimpi boleh dong apa aja..hehe. "Trus nikahnya kapan bro?" "Ya sebelum S2 lah, biar ada yang nemenin di sana"  *emot pentung2* xD

Back to semester akhir. Selain skripsi, masih ada satu kelas wajib dan satu kelas pilihan sih. Juga, ngasdos satu matkul dan insya Allah jadi kakak asuh (asdos privat) untuk minimal satu orang. Itu baru yang ada di kampus. Di luar kampus, insya Allah akan back to school, kembali ke sekolah, bukan untuk belajar kimia tentunya, namun bantuin anak2 rohis SMA8. Sebenernya ada juga sih kerjaan ngajar ngoding gitu, tapi lagi pengen nyari pengganti nih. Part-time juga masih jalan nih, megang proyek yang lumayan gede lagi nih.. Ada juga proyek game yang belom beres dari tahun lalu..plus ngembangin lagi sistem pembinaan yg pernah dibuat.. Wadoooh, rasanya banyak betul yak. Bener bener STMJ nih, Semester Terakhir Masih Jadi orang (sok) sibuk :p
"Terus persiapan nikahnya gimana bro?" *emot pentung2* "Dasar lu nanyain gituan mulu. itu mah gak usah ditanya, pasti ada!" xD

'Ala kulli hal, alhamdulillah banyak kesempatan untuk menebar manfaat, menambah wawasan, dan meningkatkan kapabilitas diri. Semoga tidak ada kesia-siaan di dalamnya..insya Allah. Kalau kita tidak sibuk dalam kebaikan, maka kita akan sibuk oleh sesuatu yang tidak baik, bukan begitu?

Menulis blog juga insya Allah baik, bisa menenangkan pikiran, selain berbagi ilmu (jika ada).. :)
Masih banyak banget yang ingin ditulis, seperti disebutkan pada pos sebelumnya. Semoga semua itu akan bermanfaat nantinya.

Last, menurut penulis, skripsi itu..

Sesuatu yang 'menggemaskan'
Kadang menantang, kadang bikin sakit hati
Rasanya belum pernah setegang ini ngerjain sesuatu slama kuliah
Ingin rasanya skip langsung ke wisudaan
Padahal itu gak mungkin banget..
Sudahlah, kerjakan saja gak usah banyak alesan
Insya Allah, semua akan indah pada waktunya :)

Postingan populer dari blog ini

obat-obatan: menyehatkan atau menyakitkan?

Huff,,sudah hampir genap 5 hari ini salah satu jari kaki terbalut oleh perban atau apa lah itu namanya. Sampe diperban gitu sih karena kulit bagian bawah jari kakinya mengalami luka toni eh maksudnya luka robek yg cukup lebar dan dalam. Alhasil kata bu dokter musti dijait biar cepet sembuh. En ternyata oh ternyata dikasih obat juga, kirain cukup dijait trus sembuh. Akhirnya mau gak mau rela gak rela rekor ‘anti obat’ ane berhenti deh. Sekilas mengenai rekor ini, sudah hampir 5 tahun lebih lah ane tuh gak pernah minum obat dari dokter ataupun obat yg ky suplemen buat tubuh gitu. Jadi alhamdulillah selama itu ane gak pernah mengalami sakit yg cukup parah sehingga membutuhkan obat khusus ataupun minum obat buat sekedar nenangin diri or nambah stamina. Tapi karena skrang obatnya udah dibeli, mau tak mau diabisin deh.. Sebenernya ane sangat anti-obat loh, obat yg bentuknya konkret tentunya. Obat yg mempunyai berbagai bentuk mulai dari puyer, sirup, tablet, kapsul, kaplet, und so weiter se…

Satu Tahun Kemudian

Ibarat film, blog ini mengalami percepatan lini masa ke satu tahun mendatang, sejak entri pos terakhir ada. Tidak sama persis sih, karena memang secara harfiah setahun (lebih) kemudian baru nulis lagi, bukan percepatan. Hahaha, cuma bisa ketawa miris xD

Banyak banget yang sudah terjadi selama setahun terakhir ini. Buat teman-teman saya yang terhubung di media sosial, khususnya facebook, tentunya tahu peristiwa bersejarah untuk saya tahun lalu: menikah. Sejak saat itu, dunia yang tadinya seakan diputar dalam pola warna grayscale dari kacamata seorang jomlo, berubah menjadi full color. :D

Prioritas

Seorang kawan pernah meminta masukan untuk memilih pasangan tempat kerja baru. Dari beberapa pilihan, dia sudah buatkan daftar perbandingan keduanya. Yang dibandingkan pun beragam, dari yg standar seperti lokasi & gaji, hingga visi misi. Di antara pilihan tersebut, jelas dia bingung karena tidak ada yang paling ideal. Pasti ada plus minusnya. Dalam seni membandingkan seperti ini, kita tak kan bisa membuat keputusan, tanpa satu hal: prioritas.
Dalam bukunya, Problem Solving 101, Ken Watanabe memberikan tips praktikal dalam membandingkan beragam pilihan dan membuat keputusan. Salah satu caranya adalah dengan membuat bobot dari kriteria yang kita bandingkan. Ken memberikan contoh seorang anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional, kebingungan dalam memilih sekolah SMA yang akan mendukung karirnya. Pilihannya antara dua: sekolah yang dekat dan sangat terkenal prestasi sepak bolanya, namun persaingan tinggi untuk klubnya. Yang kedua agak jauh dan tak kalah terkenal sepak bo…