Langsung ke konten utama

Time goes by

Waktu berlalu kadang cepat, kadang lambat.

Salah. Yang bener, waktu berlalu dengan kecepatan yang sama. 60 detik setiap menit. 60 menit per jam. 24 jam per hari. Gak pernah lebih cepet, apalagi lebih lambat. Iya toh?

Lupakan jawaban untuk masalah itu. Aku hanya ingin sedikit bercerita, secuil tentang hidup ini..

Sudah hampir tiga setengah tahun penulis menjadi mahasiswa. Sadar banget satu semester lagi insya Allah lulus (amiin), campur aduk rasanya. Senang? mungkin. Sedih? iya. Kenapa? kasih tau gak ya..

Senang, itu emang udah seharusnya. Menjadi sarjana, membuat orang tua bangga, sungguh impian setiap anak manusia. Finally, belajar selama 4 tahun worth something special. Gitu katanya. Namun, ada juga kesedihan. Yang mungkin banyak bersumber dari penyesalan. Menyesal, bukan karena kita telah melakukan ini itu, tapi justru karena kita belum pernah melakukan ini itu selama ini. Persis seperti quotes yg entah siapa yg ngomong itu.

Ya, menyesal. Bahkan saat ini pun, penulis merasakan hal ini. Terutama, menyesal karena tidak maksimal. Tidak maksimal berkorban, bekerja, struggling to the end. Entah sejak kapan. Makanya, penulis sangat tidak ingin penyesalan ini bertambah. Masih ada waktu, jika Allah izinkan, untuk menghindari terulangnya penyesalan tersebut. Katakanlah semua yg lalu tak bisa diperbaiki, namun saat ini, dan yg akan datang, sangat mungkin untuk menghindarinya.

Masih tersisa satu setengah bulan, untuk masa bakti formal.
Ada satu semester lagi, untuk mempersembahkan yang terbaik, dan menghindari penyesalan.

Semoga..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Knowing

Hari rabu minggu lalu, entah setelah berapa lama akhirnya penulis berkesempatan untuk menonton bioskop lagi. Mungkin sudah lebih dari setengah tahun kali ya, selama itu nonton film ‘bioskop’nya di kelas atau gak laptop sendiri, hehe. Lumayan menghemat loh, misalkan paling murah tiket bioskop 10.000, sebulan paling gak ada satu film baru yang wajib tonton, 6x10000= 60.000! belum lagi ongkos, snack atau makannya, minum juga pastinya, benar2 menghemat kan. haha, perhitungan banget ye. Apapun itu, film yang berhasil ditonton minggu lalu adalah Knowing. Ada yang unik saat memutuskan untuk menonton film ini. Begini ceritanya, penulis memilih bioskop yang paling dekat rumah untuk menonton (hidup cijantung!), dan kebetulan film yang diputar salah satunya adalah Knowing. Ternyata Knowing itu satu-satunya film produksi luar negeri yang ada di daftar main bioskop itu, lainnya film dalam negeri. Sekedar informasi, di daerah sini memang yang lebih laku itu film lokal, film hollywood gitu cuma sedi

Daftar Pranala Blog-nya anak Jagung

Yak berikut daftar pranala blog anak fasilkom ui 2009 alias Jagung. Dicari dan diambil dari berbagai sumber secara brute force. Yang diambil adalah blog dengan domain sendiri atau yang ada di blogspot, wordpress, blogsome, deviantart, tumblr, .co.cc, dan livejournal. Selain itu seperti formspring dan twitter tidak dimasukkan karena kayaknya bukan termasuk kategori 'blog'. Kalau ada yang ingin menambahkan atau justru tidak ingin dimasukkan, feel free to contact me :)

Resensi: La Tahzan for Love

  Identitas buku Judul : La Tahzan for Love Judul Asli : Khaifatun Min al-Hubb Penulis : Najla Mahfudz Penerbit : Akar Media Sebuah buku yang berisi tentang berbagai macam cerita mengenai lika-liku kehidupan remaja. Salah satu seri dari buku berjudul ‘La Tahzan..’ ini mengkhususkan pembahasan tentang sebuah perasaan yang dialami semua orang, cinta. (liat dari judulnya juga bisa kan? hehe) Sejak Adam dan Hawa diciptakan, persoalan mengenai cinta selalu mewarnai kehidupan umat manusia. Cinta dapat memberikan perdamaian di muka bumi ini, namun cinta pula dapat menjadi penyebab hancur leburnya dunia di tangan manusia. Cinta atau kasih sayang bagai mawar merah yang indah, dia dapat memberikan kenyamanan untuk siapa saja yang melihatnya tetapi dia juga dapat melukai kulit bila kita tidak hati-hati dengannya. Terlebih lagi di jaman sekarang, para remaja yang sedang mencari jati diri sering merasa tersiksa akibat pengertian cinta yang salah. Mereka yang belum mengenal dan mencoba untuk