Langsung ke konten utama

Monolog #2

Hei, dia online tuh
So what?

Ah kau, masih saja berpura-pura
Pura-pura apa?

Pura-pura gak peduli, padahal aku tahu kau memperhatikan namanya lebih lama dari yg lain
Oh ya? aku tak merasa begitu

Cih, masih saja mengelak. Aku tahu, kamu suka kan sama dia?
Suka siapa? jangan menuduhku tanpa bukti!

oh jadi benar ya? aku mengerti jalan pikiranmu, kau tak mengelak, kau hanya minta buktinya
Apa sih maumu??

Ah, pertanyaan retoris. aku hanya ingin mendukung perasaanmu itu kok.
Perasaan apa?

Ya suka sama si dia itu. kalian berdua memang serasi kok.
Hei, jaga bicaramu! aku tak suka komentarmu itu

Jangan munafik lah, kau sebenarnya senang kan dibilang seperti itu
Apanya yg senang?? itu hanya akal bulusmu!

Kau ingat, aku sangat paham dgn manusia. Kau tak bisa membohongiku, ada bagian dalam dirimu yang tak bisa kau kendalikan. itu sudah fitrahmu.
Kau pasti sedang coba memanipulasi kepercayaanku. aku takkan termakan omonganmu.

Hoo..cerdas juga kau. Ya terserah menurutmu sajalah. Setidaknya, sapalah dia, bukankah nabimu menyarankan saling bersapa dgn sesama saudara seiman?
Memang benar, tapi knp hanya ke dia? banyak jg temanku yg lain yg sedang online

siapa yg bilang hanya ke dia? kalau kau mau, silakan saja sapa semua temanmu itu. hanya saja, menurutku, dia menunggumu menyapanya.
sok tahu kau, mana mungkin seperti itu. orang seperti dia takkan pernah terpikir hal seremeh itu.

ah, kau pun sok tau, kau sendiri hanya berasumsi kan? segala kemungkinan selalu ada.
ya, memang kemungkinan itu ada, tp sangat kecil pasti. aku lebih percaya dgn kemungkinan yg lebih masuk akal.

makanya, dicoba saja! sapa dia, lihat reaksinya. baru kau bisa membenarkan pendapatmu.
buat apa? aku tak perlu membuktikannya, aku percaya aku benar. sudahlah, jangan membujukku terus.

hm, kau tak punya topik untuk bertanya kan? aku tahu dia pasti menanyakan ada apa? jika kau menyapanya. makanya kau tak berani menyapanya.
enak aja, aku tak mau bukan karena itu. aku tak melakukannya karena memang tak perlu dilakukan. hanya itu! titik!

haha, kau tahu? pasti sekarang kau makin ingin chatting dengannya kan? semakin besar penolakanmu, makin besar keinginan hatimu melakukannya. hanya saja, nyalimu ciut.
Jangan sembarangan kau! aku bukan orang seperti itu!

Ya sudah, buktikan dong. nanti dia keburu offline lho. Tanya apa aja lah gitu, gimana liburannya mungkin, atau amanahnya. Barangkali ada yg bisa kau bantu, dan kau bisa lebih dekat dengannya. kau pasti menginginkan hal itu kan?
..ah, lebih baik aku offlline saja! aku mau pergi, capek aku mendengarkan ocehanmu.

Nah kan kau lagi-lagi melihat sekilas ke namanya. sudahlah, jangan ditolak perasaan itu.
Berisik kau! sudah kumatikan komputerku, lebih baik kau diam.

Hahaha, baiklah, kali ini kau yang menang. Lain kali? kita lihat saja, aku siapkan kejutan untukmu..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Knowing

Hari rabu minggu lalu, entah setelah berapa lama akhirnya penulis berkesempatan untuk menonton bioskop lagi. Mungkin sudah lebih dari setengah tahun kali ya, selama itu nonton film ‘bioskop’nya di kelas atau gak laptop sendiri, hehe. Lumayan menghemat loh, misalkan paling murah tiket bioskop 10.000, sebulan paling gak ada satu film baru yang wajib tonton, 6x10000= 60.000! belum lagi ongkos, snack atau makannya, minum juga pastinya, benar2 menghemat kan. haha, perhitungan banget ye. Apapun itu, film yang berhasil ditonton minggu lalu adalah Knowing. Ada yang unik saat memutuskan untuk menonton film ini. Begini ceritanya, penulis memilih bioskop yang paling dekat rumah untuk menonton (hidup cijantung!), dan kebetulan film yang diputar salah satunya adalah Knowing. Ternyata Knowing itu satu-satunya film produksi luar negeri yang ada di daftar main bioskop itu, lainnya film dalam negeri. Sekedar informasi, di daerah sini memang yang lebih laku itu film lokal, film hollywood gitu cuma sed…

Daftar Pranala Blog-nya anak Jagung

Yak berikut daftar pranala blog anak fasilkom ui 2009 alias Jagung. Dicari dan diambil dari berbagai sumber secara brute force. Yang diambil adalah blog dengan domain sendiri atau yang ada di blogspot, wordpress, blogsome, deviantart, tumblr, .co.cc, dan livejournal. Selain itu seperti formspring dan twitter tidak dimasukkan karena kayaknya bukan termasuk kategori 'blog'. Kalau ada yang ingin menambahkan atau justru tidak ingin dimasukkan, feel free to contact me :)

Resensi: La Tahzan for Love

Identitas buku Judul : La Tahzan for Love
Judul Asli : Khaifatun Min al-Hubb
Penulis : Najla Mahfudz
Penerbit : Akar Media

Sebuah buku yang berisi tentang berbagai macam cerita mengenai lika-liku kehidupan remaja. Salah satu seri dari buku berjudul ‘La Tahzan..’ ini mengkhususkan pembahasan tentang sebuah perasaan yang dialami semua orang, cinta. (liat dari judulnya juga bisa kan? hehe)

Sejak Adam dan Hawa diciptakan, persoalan mengenai cinta selalu mewarnai kehidupan umat manusia. Cinta dapat memberikan perdamaian di muka bumi ini, namun cinta pula dapat menjadi penyebab hancur leburnya dunia di tangan manusia. Cinta atau kasih sayang bagai mawar merah yang indah, dia dapat memberikan kenyamanan untuk siapa saja yang melihatnya tetapi dia juga dapat melukai kulit bila kita tidak hati-hati dengannya. Terlebih lagi di jaman sekarang, para remaja yang sedang mencari jati diri sering merasa tersiksa akibat pengertian cinta yang salah. Mereka yang belum mengenal dan mencoba untuk mengeta…