Langsung ke konten utama

Bersyukurlah..

Alhamdulillah, kata ini entah kenapa sering terucap dan terdengar akhir-akhir ini. Memang rasanya banyak sekali berbagai hal dan atau peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini yang penulis alami. Kebanyakan dari hal-hal itu adalah sebuah anugerah atau kenikmatan bagi penulis. Mulai dari dalam rumah sendiri, dimana garasi mempunyai seekor penghuni baru yang berasal dari pabrik berlogo 3 garpu tala, semakin harmonisnya hubungan antar anggota keluarga (liburan membawa berkah), lebih teraturnya ruangan yang sering dipakai penulis (kamar dan ‘kantor’), dan banyak hal kecil lainnya. Semua itu bila dipahami lebih dalam akan menunjukkan betapa banyaknya nikmat yang penulis dapat. Ada lagi kejadian-kejadian yang di luar rumah. Alhamdulillah jum’at kemarin (5/6) penulis dapat mengikuti halaqah lagi dimana tidak semua anggota kelompoknya dapat hadir dalam kesempatan itu karena berbagai hal. Ada yang menghadiri acara keluarga, kelelahan setelah mengikuti kegiatan besar, sedang persiapan ujian, juga karena ada kecelekaan kereta yang menghalangi untuk sampai di tujuan. Rasanya hal itu benar-benar membuat penulis bersyukur, karena bisa saja penulis tidak diizinkan oleh Allah untuk menghadiri majelis ilmu tersebut karena berbagai hal sehingga tidak mendapat ilmu yang akan disampaikan. blogger-emoticon.blogspot.com Selain itu ada juga acara dimana penulis terlibat menjadi panitia kecil-kecilan, hehe. Acara itu adalah dauroh mentor untuk anak rohis 8 kelas 2 yang akan naik kelas, mereka dipersiapkan untuk menjadi mentor melalui acara ini. Dari keterbatasan waktu dan SDM panitia yang bisa dibilang ‘Gawat’, tapi alhamdulillah acaranya tetap berjalan dengan lancar. Terutama pas H-2 akhirnya dapat pengisi materi untuk pertemuan pertama dan rancangan umum untuk keseluruhan acara sudah terbentuk. Pertemuan pertama sabtu lalu (6/6) pun bisa dibilang alhamdulillah banget deh. Tadinya ada kesalahpahaman tempat dan waktu acara antara panitia dan peserta, terus yang pertama kali datang pun hanya seperempat dari perkiraan peserta yang akan datang. Namun akhirnya acara berjalan juga, sangat lancar walaupun sangat menguras tenaga seorang panitia (yg beli makanan, hehe). Penulis merasa sangat bersyukur akhirnya berkesempatan lagi mengikuti sebuah acara rohis dan mendengar materi, rasanya sudah lama sekali tidak mengalami hal ini. Namanya juga kelas 3 ye, selepas dari kepengurusan subsie jadi hampir gak pernah lagi ikut acara gituan. Bisa bercanda lagi sama kelas 2 nya, mendengar materi yang sebenernya sudah pernah dapat tapi taro dimana,hehe, menambah pengetahuan baru, juga dapat melihat lagi dua sekawan—DS—teman seperjuangan di rohis saat masa aktif dulu,haha. Btw, pesertanya kan kelas 2, kenapa mereka ikut dateng juga ya..hehehe. blogger-emoticon.blogspot.com Jum’at dan sabtu sudah, hari minggu apa yang terjadi ya? penasaran kan..hehe. Sebenarnya tidak terlalu berbeda seperti hari minggu lain yang penulis alami. Akan tetapi justru di hari inilah penulis baru menyadari hal-hal seperti tertulis di atas. Terlebih lagi baru menyadari nikmat ‘harian’ yang sangat-sangat penting, yaitu bangun tidur. Gak bercanda loh ini, setuju gak? coba deh kalau bisa hitung sudah berapa kali selama hidup kita ini tidur yang lebih dari sama dengan 5 jam lamanya. Jutaan kali mungkin kan, nah dari jutaan kali kesempatan itu ternyata Allah jutaan kali pula memberikan nikmatnya agar kita masih dapat bangun dari tidur. Subhanallah. Namun coba ingat-ingat, apakah setiap bangun dari tidur kita selalu mengucapkan ini: اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur ? Setiap malam sebelum tidur, pernah penulis merasa takut untuk tidur, terutama beberapa minggu belakangan ini. Untungnya bukan phobia atau insomnia, hanya perasaan ngeri dan takut jikalau besok diri ini sudah tidak diizinkan lagi oleh-Nya untuk terbangun, menikmati keindahan dunia ini. Ataupun merasa was-was, bila tidur ini merupakan yang terakhir, sebelum esok dipanggil oleh-Nya. Perasaan-perasaan itulah yang akhirnya membuat penulis sadar, betapa seringnya diri ini lalai untuk sekedar membaca doa bangun tidur, untuk bersyukur pada-Nya. blogger-emoticon.blogspot.com Mungkin hal ini terlihat sepele, tidur kan memang proses alami untuk manusia. Ya betul, namun bila dari hal sepele seperti ini dapat menentukan umur kita di dunia, bagaimana dengan hal lain yang dianggap lebih besar? Bila hal kecil saja kita sering lupa untuk mensyukurinya, bagaimana dengan hal yang jauh lebih besar? Terkadang kita tidak sadar akan nikmat yang telah atau sedang kita dapatkan. Cara termudah untuk mengetahui apakah kita sedang mendapat nikmat atau tidak, cobalah bandingkan keadaan kita dengan orang lain. Kalau bisa jangan dalam lingkup keluarga atau RT, lebih luas lagi misal lingkup Kota atau Provinsi. Lebih hebat lagi kalau bisa dibandingin sama orang di benua lain. Dan cobalah lihat ke bawah, bila kita terlalu sering membandingkan diri dengan orang yang di ‘atas’ kita. Apakah kita masih punya anggota keluarga lengkap (ayah,ibu,adik,kakak)? tahukah bahwa disana banyak anak kecil yatim piatu dan ditelantarkan kerabatnya? Apakah kita masih bisa makan 3x sehari tanpa kerja keras dulu alias tinggal ambil/beli? sementara di luar sana banyak orang terpaksa ‘puasa daud’ karena penghasilan yang tidak tetap setiap harinya. Bisakah kita menonton tv atau film-film terbaru di bioskop rame-rame dengan penuh keceriaan? namun teryata ada orang yang boro-boro nonton tv, buat ngisi perutnya aja susah. Punyakah kita tempat untuk berteduh dan berlindung yang nyaman dari dunia luar? padahal tidak sedikit anak-anak di jakarta yang berlangitkan awan, berdinding kardus, berselimutkan angin malam, namun masih dapat tertidur lelap. Semoga Allah memberikan perlindungan dan pertolongan kepada mereka yang kurang beruntung daripada kita. Dan kita sudah sepatutnya mensyukuri apa yang telah kita dapatkan selama ini. Mau minta nambah boleh, asal jangan lupa udah bersyukur belom, hehe. Malahan hanya dengan bersyukur, Allah menjanjikan untuk menambah nikmat-Nya loh. Pasti gak lupa kan sama ayat yang ini: “dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’" (Q.S. Ibrahim : 7) Di ayat itu juga dibilang, yang gak bersyukur alias kufur nikmat bakalan kena azab yang sangat pedih. Naudzubillah min dzalik. blogger-emoticon.blogspot.com Bersyukur itu sesungguhnya mudah dilakukan, yang setuju angkat tangan!? (hayo yang gak angkat tangan gk dapet hadiah..:) Syukur itu kan semacam rasa terima kasih (KBBI), ya minimal mengucap hamdalah, memuji keagungan-Nya. Lebih dari itu bisa juga bersedekah, membantu orang lain yang kurang mampu, menyumbang ke panti, ikut kerja sosial, dan lain-lain deh. Insya Allah selain bentuk rasa syukur kita, itu juga akan dihitung amal oleh-Nya dan dibalas berlipat-lipat. Wah jadi double strike kan! hehe. Makanya jangan malas atau ragu jika ada kesempatan untuk menyumbang atau bersedekah. Untuk anak 8 2009 sih salah satu caranya bisa dengan berpartisipasi dalam acara Syukuran 2009. (skalian promosi dong, hehe :) Huff, alhamdulillah udah beres lah apa yang mau disampaikan kali ini. Tapi inget, intinya bukan ngajak ikut acara syukuran loh, itu cuma iklan aja, hehe. Semoga kita selalu menjadi hamba-Nya yang selalu bersyukur dan ingat kepada-Nya. Sungguh kita hanyalah makhluk lemah tak berdaya tanpa segala nikmat yang senantiasa dilimpahkan oleh-Nya. Ya Allah, kami bersyukur atas segala nikmat yang Kau beri sungguh kami tak akan berdaya tanpa rahmat dari-Mu Ya Ghaffar, ampunilah kelalaian kami dalam bersyukur kepada-Mu kami tahu, Engkau tak pernah lalai memberikan rahmat-Mu kepada kami Ya ‘Aziz, jadikanlah kami sebagai hamba-Mu yang selalu bersyukur dan jauhkanlah kami dari sifat kufur terhadap nikmat-nikmat-Mu Ya Waliy, lindungilah kami dari sifat ujub, riya, takabur, dan sifat lain yang dapat menjauhkan diri ini dari-Mu Amiin ya Rabbal’alamin..

Komentar

  1. amiiiin..
    wah, sepertinya familiar nih sm inisial diatas, padahal ga diundang gitu tapi malah dateng tiba2..hehe
    alhamdulillah lagi ga ada acara,bisa silaturahmi,dan dapet ilmu pula,gapapa kan :)
    makanya pertemuan selanjutnya undang2 atuh..hehe

    BalasHapus
  2. iya, rasanya pernah liat inisial itu..doa siang y.. :f
    Insya Allah deh akn ada undangan resmi dri pihak yg berwenang.

    BalasHapus
  3. hmm nice posting! :D
    keep bersyukur lah.. :D

    ~blogwalking

    anak 8 kan?

    BalasHapus

Posting Komentar

silakan komentar

Postingan populer dari blog ini

Knowing

Hari rabu minggu lalu, entah setelah berapa lama akhirnya penulis berkesempatan untuk menonton bioskop lagi. Mungkin sudah lebih dari setengah tahun kali ya, selama itu nonton film ‘bioskop’nya di kelas atau gak laptop sendiri, hehe. Lumayan menghemat loh, misalkan paling murah tiket bioskop 10.000, sebulan paling gak ada satu film baru yang wajib tonton, 6x10000= 60.000! belum lagi ongkos, snack atau makannya, minum juga pastinya, benar2 menghemat kan. haha, perhitungan banget ye. Apapun itu, film yang berhasil ditonton minggu lalu adalah Knowing. Ada yang unik saat memutuskan untuk menonton film ini. Begini ceritanya, penulis memilih bioskop yang paling dekat rumah untuk menonton (hidup cijantung!), dan kebetulan film yang diputar salah satunya adalah Knowing. Ternyata Knowing itu satu-satunya film produksi luar negeri yang ada di daftar main bioskop itu, lainnya film dalam negeri. Sekedar informasi, di daerah sini memang yang lebih laku itu film lokal, film hollywood gitu cuma sedi

Daftar Pranala Blog-nya anak Jagung

Yak berikut daftar pranala blog anak fasilkom ui 2009 alias Jagung. Dicari dan diambil dari berbagai sumber secara brute force. Yang diambil adalah blog dengan domain sendiri atau yang ada di blogspot, wordpress, blogsome, deviantart, tumblr, .co.cc, dan livejournal. Selain itu seperti formspring dan twitter tidak dimasukkan karena kayaknya bukan termasuk kategori 'blog'. Kalau ada yang ingin menambahkan atau justru tidak ingin dimasukkan, feel free to contact me :)

Resensi: La Tahzan for Love

  Identitas buku Judul : La Tahzan for Love Judul Asli : Khaifatun Min al-Hubb Penulis : Najla Mahfudz Penerbit : Akar Media Sebuah buku yang berisi tentang berbagai macam cerita mengenai lika-liku kehidupan remaja. Salah satu seri dari buku berjudul ‘La Tahzan..’ ini mengkhususkan pembahasan tentang sebuah perasaan yang dialami semua orang, cinta. (liat dari judulnya juga bisa kan? hehe) Sejak Adam dan Hawa diciptakan, persoalan mengenai cinta selalu mewarnai kehidupan umat manusia. Cinta dapat memberikan perdamaian di muka bumi ini, namun cinta pula dapat menjadi penyebab hancur leburnya dunia di tangan manusia. Cinta atau kasih sayang bagai mawar merah yang indah, dia dapat memberikan kenyamanan untuk siapa saja yang melihatnya tetapi dia juga dapat melukai kulit bila kita tidak hati-hati dengannya. Terlebih lagi di jaman sekarang, para remaja yang sedang mencari jati diri sering merasa tersiksa akibat pengertian cinta yang salah. Mereka yang belum mengenal dan mencoba untuk