Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2009

Get to know yourself better!!

Wah tak terasa sudah semingu lewat tidak menulis sesuatu. Maklumlah orang sibuk. Sibuk mondar-mandir di rumah, makan, mandi, main, nonton, dll. hehehe. Sebelum Juli menggantikan si Juni, ngepost lagi deh. Tadinya mau nulis review tentang film yang baru ditonton, tapi lagi males banget minggu kemaren. Postingan sebelumnya aja masih belum tuntas tuh. hehe Eh tiba-tiba ada temen gw—sibosan—rekomendasiin sebuah personality quiz online. Katanya sih cukup akurat, jadi tertarik ikutan deh. Pertanyaannya ternyata mirip tes psikologi gtu, tentang cerita2. Ya iyalah mirip tes psikologi, masa’ tes kimia. Diisi lah tuh soal, sesuai apa yang gw pikirkan (no hoax). Dan hasilnya, *jengjengjeng* cukup akurat!! Sejauh pengamatan gw sendiri, kayaknya sih sebagian besar memang benar. Akan tetapi penilaian orang lain ke gw pasti berbeda-beda lah ya. Buat yang penasaran dengan hasil tes gw, ini dia: Your view on yourself: You are down-to-earth and people like you because you are so straightforward. You…

==| Outbondholics.. |==

OUTBONDHOLIC ANCOL ADVENTURE PARK OutbondHolic Ancol Adventure Park, is a blend of fun, trekking activity, survival program, and interactive and motivate fun games. Diatas lahan seluas lebih dari 1,5 hektar, tim profesional akan membimbing peserta outbond untuk melakukan trekking ke area outbond. OutbondHolic Ancol Adventure Park didesign untuk dua sirkuit, yaitu sirkuit anak-anak ( usia 6-12 tahun) dan sirkuit remaja dan dewasa ( 12 tahun ke atas). Setiap sirkuitnya dibagi berdasarkan empat zona yaitu zona hijau, zona biru, zona merah dan zona hitam.Setiap zona terdapat kurang lebih tujuh sampai delapan games. Kapasitas pemain untuk sirkuit dewasa OutbondHolic sekitar 35 orang/jam dan kapasitas sirkuit anak-anak sekitar 60 orang/jam. Permainan outbond dimulai dari sirkuit teringan dengan tingkat kesulitan yang rendah dilanjutkan sampai sirkuit terberat dengan tingkat kesulitan tinggi. Peraturan ini diberlakukan untuk mempersiapkan individu dan kelompoknya agar benar-benar siap ket…

Resensi: La Tahzan for Love

Identitas buku Judul : La Tahzan for Love
Judul Asli : Khaifatun Min al-Hubb
Penulis : Najla Mahfudz
Penerbit : Akar Media

Sebuah buku yang berisi tentang berbagai macam cerita mengenai lika-liku kehidupan remaja. Salah satu seri dari buku berjudul ‘La Tahzan..’ ini mengkhususkan pembahasan tentang sebuah perasaan yang dialami semua orang, cinta. (liat dari judulnya juga bisa kan? hehe)

Sejak Adam dan Hawa diciptakan, persoalan mengenai cinta selalu mewarnai kehidupan umat manusia. Cinta dapat memberikan perdamaian di muka bumi ini, namun cinta pula dapat menjadi penyebab hancur leburnya dunia di tangan manusia. Cinta atau kasih sayang bagai mawar merah yang indah, dia dapat memberikan kenyamanan untuk siapa saja yang melihatnya tetapi dia juga dapat melukai kulit bila kita tidak hati-hati dengannya. Terlebih lagi di jaman sekarang, para remaja yang sedang mencari jati diri sering merasa tersiksa akibat pengertian cinta yang salah. Mereka yang belum mengenal dan mencoba untuk mengeta…

Bersyukurlah..

Alhamdulillah, kata ini entah kenapa sering terucap dan terdengar akhir-akhir ini. Memang rasanya banyak sekali berbagai hal dan atau peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini yang penulis alami. Kebanyakan dari hal-hal itu adalah sebuah anugerah atau kenikmatan bagi penulis. Mulai dari dalam rumah sendiri, dimana garasi mempunyai seekor penghuni baru yang berasal dari pabrik berlogo 3 garpu tala, semakin harmonisnya hubungan antar anggota keluarga (liburan membawa berkah), lebih teraturnya ruangan yang sering dipakai penulis (kamar dan ‘kantor’), dan banyak hal kecil lainnya. Semua itu bila dipahami lebih dalam akan menunjukkan betapa banyaknya nikmat yang penulis dapat. Ada lagi kejadian-kejadian yang di luar rumah. Alhamdulillah jum’at kemarin (5/6) penulis dapat mengikuti halaqah lagi dimana tidak semua anggota kelompoknya dapat hadir dalam kesempatan itu karena berbagai hal. Ada yang menghadiri acara keluarga, kelelahan setelah mengikuti kegiatan besar, sedang pers…

Kapasitas Program Studi SNMPTN 2009

Program studi IPA Universitas IndonesiaKodeProgram Studi Daya Tampung Peminat Tahun Lalu Rasio 311011 Pend. Dokter *151836122,40 311025 Pend. Dokter Gigi * 20 392 19,60 311033 Matematika * 15 197 13,13 311041 Fisika * 20 185 9,25 311055 Kimia * 15 216 14,40 311063 Biologi * 15 196 13,07 311071 Farmasi * 15 494 32,93 311085 Geografi * 20 249 12,45 311093 Teknik Sipil * 20 348 17,40 311106 Teknik Mesin 20 385 19,25 311114 Teknik Elektro * 20 260 13,00 311122 Teknik Metalurgi dan Material * 20 305 15,25 311136 Arsitektur * 15 371 24,73 311144 Teknik Kimia * 15 313 20,87 311152 Ilmu Keperawatan * 25 444 17,76 311166 Ilmu Komputer 15 812 54,13 311174 Kesehatan Masyarakat * 30 1663 55,43 311182 Teknik Industri 15 447 29,80 311196 Teknik Perkapalan 15 87 5,80 311203 Teknik Lingkungan * 15 240 16,00 311211 Teknik Komputer * 15 552 36,80 311225 Sistem Informasi 10 431 43,10 311233 Arsit…

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2009

PENERIMAAN MAHASISWA BARU PERGURUAN TINGGI NEGERI MELALUI SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI 2009 (SNMPTN) 2009 Persyaratan :Lulus Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau setara tahun 2007, 2008, dan 2009.Lulusan paket C dengan menyerahkan Foto Copy Raport 3 tahun terakhir. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di Perguruan Tinggi. Tidak buta warna bagi Program Studi tertentu. Biaya Pendaftaran dan Uji Keterampilan :IPA/IPS Rp. 150.000,- IPC Rp. 175.000,- Uji Keterampilan Olahraga dan Seni Rp. 100.000,- Cara Meperoleh dan Pengembalian Formulir Pendaftaran : Pembayaran mulai tanggal 1 s.d. 26 Juni 2009 melalui cabang Bank Mandiri di seluruh Indonesia. Penukaran Formulir Pendaftaran di masing-masing Panitia Lokal 15 s.d. 26 Juni 2009. Pengembalian Formulir Pendaftaran di masing-masing Panitia Lokal tanggal 15 s.d. 27 Juni 2009. Pelaksanaan Ujian : Ujian Tulis : Rabu 1 Juli 2009 : Test Potensi Akademik dan Test Bidang Studi Da…

IM2 Broadband reborn

Sudah hampir genap empat bulan ini penulis menggunakan kartu im2 untuk berselancar di internet. Sebelumnya sih pake speedy personal yang paket 2GB sampai januari awal, tapi karena ada sedikit masalah dengan overquota akhirnya mau tak mau koneksinya dicabut deh. Nah setelah sapidi diputus, hampir sebulan (dengan sangat terpaksa) menggunakan telkomnyet instan di rumah kalo lagi kepepet gak bisa ke warnet. Untuk orang2 yg pernah pakai telkomnet pasti mengerti bagaimana rasanya pas lagi koneksi dengan itu..huaaah, llleeeemmmooooootttt gilaaaa... atau jangan2 karena udah biasa make spidi yg speednya lumayan pas make telkomnet jadi langsung ngerasa lambat banget ya? ah apapun itu tapi memang pada dasarnya telkomnet instan itu cukup lambat speednya. Wajar aja sih, namanya juga koneksi dial-up, maksimal cuma 64kbps. Sedikit review tentang speedy, selama penulis gunakan sih cukup memuaskan. Mungkin masalahnya hanya pada harga dan paket, memang cukup mahal bila dibandingkan dengan produk yang …

Knowing

Hari rabu minggu lalu, entah setelah berapa lama akhirnya penulis berkesempatan untuk menonton bioskop lagi. Mungkin sudah lebih dari setengah tahun kali ya, selama itu nonton film ‘bioskop’nya di kelas atau gak laptop sendiri, hehe. Lumayan menghemat loh, misalkan paling murah tiket bioskop 10.000, sebulan paling gak ada satu film baru yang wajib tonton, 6x10000= 60.000! belum lagi ongkos, snack atau makannya, minum juga pastinya, benar2 menghemat kan. haha, perhitungan banget ye. Apapun itu, film yang berhasil ditonton minggu lalu adalah Knowing. Ada yang unik saat memutuskan untuk menonton film ini. Begini ceritanya, penulis memilih bioskop yang paling dekat rumah untuk menonton (hidup cijantung!), dan kebetulan film yang diputar salah satunya adalah Knowing. Ternyata Knowing itu satu-satunya film produksi luar negeri yang ada di daftar main bioskop itu, lainnya film dalam negeri. Sekedar informasi, di daerah sini memang yang lebih laku itu film lokal, film hollywood gitu cuma sed…