Langsung ke konten utama

Berkreasi

aslinya: http://www.zortin.com terus jadi gini:
11011111010110010111011001100110111101101001110111001001101010100011000011111110
01111101011000011010000010010100011010110011101110001001000101001110101011110001
10010011010110110100001111010010011111011101101111100101100010001101110111000100
11010010001001010101101100111010111010001001111100111010001011000101100011100111
01010111111001010001011111010011010110011010101111010101010110101101111101111110
00010111000000111000101111000011000100111101101011111101111001011000100011001011
11010011110011101110001001100011101101000001000101111100001000010100100111110110
01001000101011011001101100111110101010110110101011011011111011000010110011001110
00000011110010011011011001100000110111110100000011011111100000011011000001110111
10000001100100110010011011010101110000111001000010000001110001101100100000101011
01001011010111100011000010001110110101000101101011101100101110000000101100111001
01010111010110100100101000011111100010000000111100001001001100101000100100000111
11011011111100011011111001000010111010001110011111100101010001110101101101011001
01000011100100010010011010001101110000101001001101000111100110111101010101111100
11111001100111011000101110001110011110110100101011101000101010010110010011010000
01100101001001110100010000111101111110000100100101000011010101101100111011100101
01100111001000010010101100100000111111100110010110001000010010111110101001010001
10110111101110011101100001101011110010111111010000001011011001101000011010111101
00010001011111010101011000011101101111100111011101101111000110101110001101000100
10000010010101001011000100110100010010010101001101001001101101011011000011010101
00111110101011100101100110111000111101110001000110100001011010100100100111101011
00111001011000101101011001111111111011100101100100101011110000010110000101101101
00011010000101111000101111001110011110010011111100011101111011110000101001000000
01101111100000000101011001011101010010110100010111101000010001011111100111010000
10001011101101111001011110010010011111000100011001110111000000101111110110101000
01010001100011010010110010001010010011101001011011110000111111010110101010110100
01100010111010011010111110011101010110011011001010001110110011110001101101001111
11010001101100111010010000110111001110101000000010111100110010110100110011100010
01011111111001111100100001111101011100110100101001000110110101011100010101101100
11011001100111100101110100111011111100001100111100000101001111111111100000111010

Postingan populer dari blog ini

obat-obatan: menyehatkan atau menyakitkan?

Huff,,sudah hampir genap 5 hari ini salah satu jari kaki terbalut oleh perban atau apa lah itu namanya. Sampe diperban gitu sih karena kulit bagian bawah jari kakinya mengalami luka toni eh maksudnya luka robek yg cukup lebar dan dalam. Alhasil kata bu dokter musti dijait biar cepet sembuh. En ternyata oh ternyata dikasih obat juga, kirain cukup dijait trus sembuh. Akhirnya mau gak mau rela gak rela rekor ‘anti obat’ ane berhenti deh. Sekilas mengenai rekor ini, sudah hampir 5 tahun lebih lah ane tuh gak pernah minum obat dari dokter ataupun obat yg ky suplemen buat tubuh gitu. Jadi alhamdulillah selama itu ane gak pernah mengalami sakit yg cukup parah sehingga membutuhkan obat khusus ataupun minum obat buat sekedar nenangin diri or nambah stamina. Tapi karena skrang obatnya udah dibeli, mau tak mau diabisin deh.. Sebenernya ane sangat anti-obat loh, obat yg bentuknya konkret tentunya. Obat yg mempunyai berbagai bentuk mulai dari puyer, sirup, tablet, kapsul, kaplet, und so weiter se…

Satu Tahun Kemudian

Ibarat film, blog ini mengalami percepatan lini masa ke satu tahun mendatang, sejak entri pos terakhir ada. Tidak sama persis sih, karena memang secara harfiah setahun (lebih) kemudian baru nulis lagi, bukan percepatan. Hahaha, cuma bisa ketawa miris xD

Banyak banget yang sudah terjadi selama setahun terakhir ini. Buat teman-teman saya yang terhubung di media sosial, khususnya facebook, tentunya tahu peristiwa bersejarah untuk saya tahun lalu: menikah. Sejak saat itu, dunia yang tadinya seakan diputar dalam pola warna grayscale dari kacamata seorang jomlo, berubah menjadi full color. :D

Prioritas

Seorang kawan pernah meminta masukan untuk memilih pasangan tempat kerja baru. Dari beberapa pilihan, dia sudah buatkan daftar perbandingan keduanya. Yang dibandingkan pun beragam, dari yg standar seperti lokasi & gaji, hingga visi misi. Di antara pilihan tersebut, jelas dia bingung karena tidak ada yang paling ideal. Pasti ada plus minusnya. Dalam seni membandingkan seperti ini, kita tak kan bisa membuat keputusan, tanpa satu hal: prioritas.
Dalam bukunya, Problem Solving 101, Ken Watanabe memberikan tips praktikal dalam membandingkan beragam pilihan dan membuat keputusan. Salah satu caranya adalah dengan membuat bobot dari kriteria yang kita bandingkan. Ken memberikan contoh seorang anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional, kebingungan dalam memilih sekolah SMA yang akan mendukung karirnya. Pilihannya antara dua: sekolah yang dekat dan sangat terkenal prestasi sepak bolanya, namun persaingan tinggi untuk klubnya. Yang kedua agak jauh dan tak kalah terkenal sepak bo…