Langsung ke konten utama

SALE!!!! OBRAL!! SPECIAL PRICE!!

update: 14/07/2010 cuci gudang..cuci gudang.. pas liburan beres2in buku yang segudang banyaknya, eh baru sadar ternyata koleksi buku komik hampir sepertiga dari jumlah total buku yang ada. and then, daripada cuma nyempit2in aja di sini, mending tuh komik dijual aja deh. (insting bisnis mode: on) yah gak banyak sih yang dijual, dan itu juga komik aneh yang ane beli secara gak sengaja dulu, tapi entah kenapa sampe tamat belinya. :p Untuk sekarang baru ada beberapa judul, masih mungkin akan bertambah.
1. Nanaki The Psychic Power (Choushinri Genshou Nouryokusha Nanaki) Pengarang : Ryo Saenagi Volume: 1- 3 (End) Penerbit : MnC Sinopsis: Nanaki survives a car accident to discover he is psychic. Recruited into an organization that solves cases with psychic powers, Nanaki's average life quickly turns into one of adventure and intrigue. bingung? sama..hehe. ya udah liat aja disini: details Harga (exclude ongkir): Rp 6000,00 /jilid Rp16000,00 ambil semua SOLD OUT
2. Wonder School Boy Pengarang : Shimizu Yozo Volume : 1-8 (end) Penerbit : Elex Media Sinopsis :
Di ceritakan di sebuah sekolah swasta, ada seorang cowok yang bisa dibilang molor terus. Di kelas kerjanya cuma tidur. Dalam bidang olahraga juga tidak jago.
Selengkapnya..klik aja Harga (exclude ongkir): Rp 5000/jilid Rp 35000 ambil semua
3. Goosebumps!! Pengarang : R.L. Stine Jilid: 14 – Penemuan Profesor Shock 15 – Jangan Beri Makan Si Vampir! 17 – Kenapa Aku Takut Lebah Harga @ Rp 6000 Ambil semua -> Rp 15000 SOLD OUT
4. Harry Potter and The Half-Blood Prince (Hard Cover, English Version) Seri ke-6 dari tujuh buku fenomenal karya J.K.Rowling, selengkapnya atau disini. kondisi masih muluuus, udah kayak baru, cuma kelamaan disimpen aja. hehe Harga Rp. 80.000,00 (exclude ongkir) SOLD OUT
Harga masih bisa dinego kalau ambil banyak. Tertarik? hubungi aja lewat ym/msn (liat di samping),atau comment di sini..silakan..

Postingan populer dari blog ini

obat-obatan: menyehatkan atau menyakitkan?

Huff,,sudah hampir genap 5 hari ini salah satu jari kaki terbalut oleh perban atau apa lah itu namanya. Sampe diperban gitu sih karena kulit bagian bawah jari kakinya mengalami luka toni eh maksudnya luka robek yg cukup lebar dan dalam. Alhasil kata bu dokter musti dijait biar cepet sembuh. En ternyata oh ternyata dikasih obat juga, kirain cukup dijait trus sembuh. Akhirnya mau gak mau rela gak rela rekor ‘anti obat’ ane berhenti deh. Sekilas mengenai rekor ini, sudah hampir 5 tahun lebih lah ane tuh gak pernah minum obat dari dokter ataupun obat yg ky suplemen buat tubuh gitu. Jadi alhamdulillah selama itu ane gak pernah mengalami sakit yg cukup parah sehingga membutuhkan obat khusus ataupun minum obat buat sekedar nenangin diri or nambah stamina. Tapi karena skrang obatnya udah dibeli, mau tak mau diabisin deh.. Sebenernya ane sangat anti-obat loh, obat yg bentuknya konkret tentunya. Obat yg mempunyai berbagai bentuk mulai dari puyer, sirup, tablet, kapsul, kaplet, und so weiter se…

Satu Tahun Kemudian

Ibarat film, blog ini mengalami percepatan lini masa ke satu tahun mendatang, sejak entri pos terakhir ada. Tidak sama persis sih, karena memang secara harfiah setahun (lebih) kemudian baru nulis lagi, bukan percepatan. Hahaha, cuma bisa ketawa miris xD

Banyak banget yang sudah terjadi selama setahun terakhir ini. Buat teman-teman saya yang terhubung di media sosial, khususnya facebook, tentunya tahu peristiwa bersejarah untuk saya tahun lalu: menikah. Sejak saat itu, dunia yang tadinya seakan diputar dalam pola warna grayscale dari kacamata seorang jomlo, berubah menjadi full color. :D

Prioritas

Seorang kawan pernah meminta masukan untuk memilih pasangan tempat kerja baru. Dari beberapa pilihan, dia sudah buatkan daftar perbandingan keduanya. Yang dibandingkan pun beragam, dari yg standar seperti lokasi & gaji, hingga visi misi. Di antara pilihan tersebut, jelas dia bingung karena tidak ada yang paling ideal. Pasti ada plus minusnya. Dalam seni membandingkan seperti ini, kita tak kan bisa membuat keputusan, tanpa satu hal: prioritas.
Dalam bukunya, Problem Solving 101, Ken Watanabe memberikan tips praktikal dalam membandingkan beragam pilihan dan membuat keputusan. Salah satu caranya adalah dengan membuat bobot dari kriteria yang kita bandingkan. Ken memberikan contoh seorang anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional, kebingungan dalam memilih sekolah SMA yang akan mendukung karirnya. Pilihannya antara dua: sekolah yang dekat dan sangat terkenal prestasi sepak bolanya, namun persaingan tinggi untuk klubnya. Yang kedua agak jauh dan tak kalah terkenal sepak bo…