Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2009

Terapikan hatimu..

Setelah kemarin menulis tentang vmj, tampaknya ada yang masih kurang lengkap. Bukan, bukan mau menambahkan kritik atau nyalahin orang yang pacaran. Justru karena ingin melengkapi tulisan tersebut dengan terapi vmj, cara-cara menaklukkan vmj agar tidak merajalele. Istilah kerennya sih, ‘Terapi VMJ: mengelola mahadaya cinta sesuai Al-Qur’an dan As-sunnah.' Rasanya tidak adil kan kalau nyalahin terus orang yang terjebak vmj dan akhirnya pacaran, tapi penulis sendiri tak memberikan solusi konkrit bagaimana caranya supaya tidak terkena bahaya dari vmj sendiri. Dan alhamdulillah penulis punya buku tentang itu, jadi sekalian aja ditulis di sini deh. Sebelum dibahas lebih lanjut, penulis jadi bertanya-tanya sendiri, Apa sih ciri-cirinya kalau kita lagi kena vmj? kalau yang bpcrn sih kayaknya sudah hampir dapat dipastikan ya. Di buku referensi juga kelihatannya tidak ditulis parameter2 orang yang sedang terkena vmj. Nah oleh karena itu, penulis membuat semacam kuesioner atau pertanyaan2 …

Laa Tahzan for Love..

“Aku memiliki seorang teman yang sangat sopan dan baik hati. kami sering tukar-menukar diktat kuliah dan saling melengkapi catatan yang kami miliki. Pada suatu ketika dia meninggalkan sebuah puisi di notebook milikku. Setelah itu dia mengatakan dengan terus terang bahwa dia sebenarnya tertarik kepadaku dan mencintaiku. Tanpa aku sadari, aku juga sering memikirkannya. Sekarang, seiring dengan berakhirnya masa ujian, aku merasa ingin terus bersamanya dan tak ingin berpisah dengannya. Pada dasarnya dia memang ingin menjalin hubungan denganku. Hanya saja, pernasalahannya adalah, masa depannya belum jelas. Oleh karena itu, aku ingin menemuinya dan mengatakan terus terang kepadanya bahwa aku akan menunggu dan menikah dengannya. Akan tetapi, aku ingin melakukan hal itu tanpa harus melakukan tindakan yang terlarang. Apa yang harus aku lakukan?”Saya tidak pernah meragukan kesungguhan teman Anda tersebut ataupun kebenaran cintanya. Hanya saja, perlu Anda ingat bahwa sebelumnya Anda telah mengan…

Sesulit itukah...

Sebegitu sulitnyakah untuk mnjadi orang yang ‘lurus’? Ya, memang sulit jika pertanyaannya seperti itu. Namun bila ditanya, Sebegitu sulitnyakah untuk istiqamah berusaha menjadi orang yang ‘lurus’? Jika menjawab sulit, tidak salah. Namun bila jawab: sebenarnya gak susah. lebih tidak salah lagi. hehe. Ini memang pertanyaan yang relatif jawabannya, tergantung orang yang menjawabnya. Orang yang 'lurus', ya gampangnya bisa dibilang sebagai orang yang bertakwa. Tapi bukan hanya orang yang dalam kesehariannya selalu senantiasa menjalankan perintah n menjauhi larangan-Nya, namun lebih dari itu dia pun melakukan itu semua dalam hubungan horizontalnya alias kepada sesama makhluk Allah. Entah kenapa bila disebut bertakwa, yang terbayang tuh orang yang kerjaannya sholaat mulu, ibadaah terus, tongkrongannya kalo gak masjid ya pengajian, dsb semacam itu. iya kaaan.. Dan seakan2 tuh orang gak terlalu giat berurusan di/untuk dunia, karena takut dosa kali ye. Namun orang yang ‘lurus’ seharu…

'apakah itu kamu, apakah itu dia?'

'…apakah itu kamu, apakah itu dia Selama ini kucari tanpa henti Apakah itu cinta, apakah itu cita Yang mampu melengkapi lubang di dalam hati Kumengira hanya dialah obatnya Tapi kusadari bukan itu yang kucari…'Familiar dengan lirik di atas? ya, itu adalah penggalan lirik dari lagunya Letto yang berjudul Lubang di Hati. entah kenapa baru beberapa hari kemaren nemu tuh lagu, en sangat ear-catching (temennya eye-catching) banget pas dengerinnya. Semakin lama dengerin semakin merasa lirik2nya pas banget sama apa yg ku rasakan belakangan ini. tadinya denger di tv/radio gtu, trus langsung nyari mp3 nya dah di internet, gak mungkin gak ada lah jaman sekarang, hhe. gak puas ma lagunya doang, alhasil liriknya pun dicari2 juga, yah walaupun lagu indonesia tapi demi mendalami isi lagunya, lirik wajib didonlod juga dong. Lagu yg sangat ear-catcing di telinga gw ini sepertinya menyimpan banyak pesan tersembunyi loh di lirk-liriknya. Pilihan kata-katanya yang banyak be-rima (kaya pantun a…

IM2 Broadband

Sudah genap tiga bulan ini ane menggunakan kartu im2 untuk berselancar di internet. Sebelumnya sih pake speedy personal yang paket 2GB, tapi karena ada sedikit masalah dengan overquota akhirnya mau tak mau koneksinya dicabut deh. Nah setelah sapidi diputus, hampir sebulan (dengan sangat terpaksa) menggunakan telkomnyet instan di rumah kalo lagi kepepet gak bisa ke warnet. Untuk orang2 yg pernah pakai telkomnet pasti mengerti bagaimana perasaan ane pas lg koneksi dgn itu..huaaah, llleeeemmmooooootttt gilaaaa... atau jangan2 karena udah bysa make spidi yg speednya lumayan pas make telkomnet jadi langsung ngerasa lemot banget ya? ah apapun itu tapi emang kenyataannya telkomnet instan itu cukup lambat speednya. Wajar aja sih, namanya juga koneksi dial-up, maksimal cuma 64kbps. Nah sekitar sebulan selama memakai dial-up itu, ane sekalian nyari2 paket or program internet broadband yang ada di jakarta selain speedy. Tentunya nyari yg unlimited juga, biar puas makenya n gk terjadi insiden k…

hanya dapat berharap..

heh, kondisi hati ini kini sering tak menentu. kdang optimis, yakin, dan sangat bergairah. namun trkdang bila sekali saja bertemu dgn msalah yg sepele, rasa pesimis, kegundahan, hilangnya harapan langsung datang menghadang. tak kenal waktu, tak kenal tempat. yg kutau, semua ini karena kamu. Kamulah penyebab fluktuatifnya hati ini, melumpuhkan seluruh otot2 tubuh. karenamu pula aku menjadi tak berdaya, tak dapat berbuat apa2, hanya bisa merasa nelangsa. ku tak tau apa lagi yg harus kulakukan, untuk membuatmu dapat kutaklukkan. ku hanya dapat berharap..semua kn berakhir dgn penuh harap.. oh hujan, semoga kau cepat berlalu.. *sebuah catatan di kala hujan, Yahya M., Masjid Darul Irfan, 2009

Berkreasi

aslinya: terus jadi gini: 11011111010110010111011001100110111101101001110111001001101010100011000011111110011111010110000110100000100101000110101100111011100010010001010011101010111100011001001101011011010000111101001001111101110110111110010110001000110111011100010011010010001001010101101100111010111010001001111100111010001011000101100011100111010101111110010100010111110100110101100110<